Menjawab tantangan fansnya, Marc Marquez berhasil sebagai yang tercepat dalam MotoGP seri San Marino, Minggu (8/9) usai dikepung banyak murid Valentino Rossi yang sejak awal diprediksi bakal merepotkan pembalap Gresini tersebut.
Bukannya tambah minder, justru dijadikan motivasi tinggi oleh sang Baby Alien ketika performanya bikin takjub seluruh lawan lawannya. Diakui pemilik nomor sakral 93 jika dirinya tak memungkiri kemenangannya turut dibantu kondisi hujan yang sempat turun di sirkuit.
Kok bisa?, menurutny hujan di Tengah balapan memang membuatnya mulus dalam menghadapi pertarungan sengit setiap lap nya. Baginya, tanpa hujan yang mengguyur pertengahan balapan, mustahil performanya keluar dengan maksimal.
Dirinya begitu lincah di San Marino, khususnya dalam menahan performa ngotor sang juara dunia Francesco Bagnaia yang berada di posisi kedua. Sedangkan sang rival berat, Jorge Martin harus gigit jari karena kesalahannya dalam memilih setingan basah di tengah race berlangsung.
Marc Marquez mengungguli Bagnaia 3,1 Detik di akhir balapan, usai berangkat dari posisi kesembilan. Baginya kemenangannya ini mustahil terwujud jika tidak turun hujan. “Secara usia motor kami lebih tua satu tahun dan ini markas Rossi,”ujar Marc Marques, gembira. /MS




